Apakah Perilaku konsumen itu?
Menurut Schiftman dan Kanuk (2010), perilaku
konsumen adalah perilaku yang diperlihatkan konsumen dalam mencari, membeli,
menggunakan, mengevaluasi dan menghabiskan produk barang maupun jasa yang
mereka harapkan akan memuaskan kebutuhan mereka.
Pendapat lainnya yang seperti Engel, Blackwell dan
Miniard (1995) kemukakan mengenai perilaku konsumen yaitu suatu tindakan yang
langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi dan menghabiskan barang
maupun jasa, termasuk proses kebutuhan yang mendahului dan mengikuti tindakan
ini.
Dapat disimpulkan bahwa perilaku konsumen adalah semua
kegiatan, tindakan, serta proses psikologis yang mendorong tindakan tersebut
pada saat sebelum membeli, ketika membeli, menggunakan, menghabiskan produk dan
jasa setelah melakukan hal-hal sebelumnya atau kegiatan mengevaluasi.
Dalam usaha memahami perilaku konsumen perlu
diadakannya riset terkait dengan karakteristik perilaku konsumen seperi Apa
yang dibeli? Mengapa membeli? Kapan membeli? Dimana membeli? Berapa sering
membeli? Berapa sering menggunakan?. Sehingga dapat terlihat dimensi perilaku
konsumen terkait barang dan jasa seperti: Bagaimana ia mendapatkannya? Bagaimana
ia mengkonsumsinya? dan Bagaimana ia menghilangkan sisa konsumsinya?.
1. Perilaku Konsumen di dunia.2. Disiplin perilaku konsumen berkembang karena ada kesamaan dan perbedaan perilaku.
3. Konsumen diberbagai negara memakai pakaian dan aksesoris yang sama.
4. Globalisasi ekonomi, perdagangan serta budaya yang semakin meluas.
5. Globalisasi menyebabkan batas geografi dan budaya semakin berkurang.
6. Program pemasaran yang agresif dari perisahaan multinasional mendorong konsumen dengan mudah mendapatkan barang.
Studi tentang perilaku konsumen tidak terlepas dari
masalah riset pemasaran. Dimana riset ini dikumpulkan guna membuat suatu produk
barang maupun jasa apa yang sangat dibutuhkan serta memenuhi kebutuhan
konsumen. Informasi yang dikumpulkan dapat berupa informasi tentang sikap,
motivasi, keinginan, dan hal-hal lainnya tentang konsumen.
Motivasi. Motivasi muncul karena adanya kebutuhan yang
dirasakan oleh konsumen. Motivasi sebagai tenaga dorong dalam diri individu
yang memaksa mereka untuk bertindak, motivasi timbul sebagai akibat kebutuhan
yang tidak terpenuhi. Kebutuhan sendiri muncul karena konsumen merasakan
ketidaknyamanan antara yang seharusnya dirasakan dan yang sesungguhnya
dirasakan. Berikut adalah model motivasi yang dikemukakan oleh Schiftman
dan Kanuk.
Tulisan ini dibuat sebagai tugas pertama pada mata kuliah Pengelolaan Keuangan & Investasi Keluarga
(SPS IKA IPB)
Untuk materi selengkapnya dapat mengunjungi http://ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id










